Sosok pemimpin yang piawai dalam memainkan seni peperangan untuk mencapai tujuan mulia tampaknya telah dumulai oleh semua calon presiden 2009. Peperangan itu telah memasuki episode dimana seluruh senjata dan amunisi akan dikeluarkan dan dimuntahkan kepada rakyat jelata. Siapa yang senjatanya lebih lengkap, strategi perang yang memadai dan didukung oleh prajurit-prajurit setialah yang akan memenangkan peperangan untuk menguasai negeri ini. Perang ini kemudian ditampilkan dengan peperangan komentar dan issue tentang segala aspek yang ikut memanaskan situasi peperangan ini. Siap atau tidak kita hanya memerlukan satu presiden dan satu wakil presiden, yang lain harus siap menunggu dan legowo akan pilihan rakyat dan harus mendukung seluruh keputusan rakyat yang memiliki kedaulatan tertinggi di negeri ini.
Jusuf Kalla ( JK ) dan Wiranto ( WIN ) adalah dua sosok yang secara pribadi sangat saya kagumi, kekaguman ini bukan semata-mata karena penilaian tanpa dasar dan subjektif belaka.
Ma’af jika tulisan ini menyinggung teman-teman pembaca yang kebetulan simpati terhadap kharismatiknya SBY dan sifatnya yang terlalu berbudi luhur (lamban dan kemayu) sehingga saya menganggap dia tidak pantas untuk menjadi presiden atau pemimpin negara yang penuh dengan kelemahan, kekurangan, kemiskinan, kebodohan dan begitu banyak masalah yang kita hadapi. Saat ini, kita memerlukan sosok negarawan yang dapat memberikan solusi dan meletakkan pondasi perubahan paradigma serta system pemerintahan yang birokrasinya terlalu bertele-tele dan sangat tidak menguntungkan rakyat kecil. Saya berharap para netter dapat memandang masalah nasional ini dengan objektif, agar tidak salah dalam menentukan pilihan ketika PEMILU nanti. Ok Bro…….!
Nah, kita kembali kepada sosok JK - WIN, kenapa saya begitu peduli dan mengagumi JK WIN ini ?
1. JK – WIN, khususnya JK adalah tokoh yang religius dan keluarga yang religius serta dekat dengan ulama’, ketika pemimpin religius dan dekat dengan para ulama’ setidaknya nilai-nilai Islami akan menyertai nafas kebijakan serta arah penentuan kebijakan nanti akan lebbih pro terhadap nilai-nilai yang islami. Maksud saya islami ini bukan hanya untuk orang Islam belaka, tapi nilai-nilai islami adalah filosofi kehidupan tentang bagaimana menghargai dan menjaga apa yang telah diamanahkan kepadanya dengan maksimal danseoptimal mungkin. Ketika seorang pemimpin berjalan dalam rel-rel yang islami, tentunya akan lebih indah dibandingkan dengan pemimpin yang jauh dari agama apalagi yang tidak mengindahkan ajaran agamanya. Pemipin yang tahu dan menjalankan agamanya adalah bukti kekuatan dan kematangan diri serta visi dan tujuan yang jelas kedepan. Karena orang yang taat beragama adalah orang yang percaya pada hari akhirat, dan analogi dari agama dan pemimpin adalah ketika pemimpin itu taat beragama, berarti nilai-nilai tentang pencapaian sempurna di akhir hidup ( pada agama ) dan menjadikan syurga-syurga di
2. JK – WIN adalah pasangan nusantara, artinya mewakili the truth
3. JK adalah politisi yang handal dan peduli terhadap masyarakat kecil, dan tidak segan-segan turun dan bergaul bersama rakyat kecil. Ini adalah contoh keteladanan seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah dan pemimpin-pemimpin besar dalam dunia Islam. Ketika pemimpin sudah berada di tengah-tengah masyarakat kecil, diharapkan pemimpin tersebut mengetahui masalah-masalah yang dihadapi rakyatnya, bukan hanya duduk-duduk di istana dan menerima tamu kenegaraan saja. Menerima tamu kenegaraan itu bukan prioritas utama seorang presiden, melainkan memikirkan rakyat dan turun ke lapangan melihat masalah-masalah yang terjadi pada masyarakat yang kurang beruntung.
4. JK mengerti ekonomi dan menganut paham ekonomi kerakyatan dan pro terhadap ekonomi-ekonomi syari’ah yang dapat dijadikan opsi bagi negara yang sedang sakit ini. Say No terhadap ekonomi liberal yang dianut oleh beberapa calon, dan jangan tertipu dengan retorika indah berbalut dengan argument manis yang ingin menjerumuskan bangsa ini ke dalam kemiskinan dan keterpurukan.
Sobat Netter, tentukan pilihan dan berikan suara anda bagi calon yang memang pantas untuk mendapatkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas untuk bangsa ini untuk

No comments:
Post a Comment