Seperti yang netter ketahui, Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari berbagai suku dan bahasa. Tidak dapat dipungkiri selama ini jawa mendominasi peta politik dan birokrat bangsa ini. Bayangkan selama 32 tahu (orde baru) bangsa ini selalu mendapatkan figure pimpinan jawa tulent, bahkan pimpinan daerah adalah jawa (antek-antek Soeharto) yang ditugaskan untuk mengamankan kepentinagan politik Soeharto. Dominasi jawa ini harus segera di akhiri, sudah saatnya daerah luar jawa diberikan kesempatan untuk menjadi orang no. 1 di bangsa ini. Setelah memimpin selama orde baru dan dilanjutkan dengan orde reformasi ini, bangsa ini tidak mengalami kemajuan yang significant. Oleh karena itu, berikan kesempatan kepada orang non jawa untuk sesekali memimpin bangsa ini. Bangsa ini bukan miliki orang jawa saja, bangsa ini adalah milik semua suku dan kalangan. Dan menjadi hak kami untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam pendidikan dan pemerataan pembangunan. Ewako JK.
Friday, 29 May 2009
JK - WIN Pasangan Nusantara
Seperti yang netter ketahui, Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari berbagai suku dan bahasa. Tidak dapat dipungkiri selama ini jawa mendominasi peta politik dan birokrat bangsa ini. Bayangkan selama 32 tahu (orde baru) bangsa ini selalu mendapatkan figure pimpinan jawa tulent, bahkan pimpinan daerah adalah jawa (antek-antek Soeharto) yang ditugaskan untuk mengamankan kepentinagan politik Soeharto. Dominasi jawa ini harus segera di akhiri, sudah saatnya daerah luar jawa diberikan kesempatan untuk menjadi orang no. 1 di bangsa ini. Setelah memimpin selama orde baru dan dilanjutkan dengan orde reformasi ini, bangsa ini tidak mengalami kemajuan yang significant. Oleh karena itu, berikan kesempatan kepada orang non jawa untuk sesekali memimpin bangsa ini. Bangsa ini bukan miliki orang jawa saja, bangsa ini adalah milik semua suku dan kalangan. Dan menjadi hak kami untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam pendidikan dan pemerataan pembangunan. Ewako JK.
JK WIN The Truth Leader Of Indonesia
Sosok pemimpin yang piawai dalam memainkan seni peperangan untuk mencapai tujuan mulia tampaknya telah dumulai oleh semua calon presiden 2009. Peperangan itu telah memasuki episode dimana seluruh senjata dan amunisi akan dikeluarkan dan dimuntahkan kepada rakyat jelata. Siapa yang senjatanya lebih lengkap, strategi perang yang memadai dan didukung oleh prajurit-prajurit setialah yang akan memenangkan peperangan untuk menguasai negeri ini. Perang ini kemudian ditampilkan dengan peperangan komentar dan issue tentang segala aspek yang ikut memanaskan situasi peperangan ini. Siap atau tidak kita hanya memerlukan satu presiden dan satu wakil presiden, yang lain harus siap menunggu dan legowo akan pilihan rakyat dan harus mendukung seluruh keputusan rakyat yang memiliki kedaulatan tertinggi di negeri ini.
Jusuf Kalla ( JK ) dan Wiranto ( WIN ) adalah dua sosok yang secara pribadi sangat saya kagumi, kekaguman ini bukan semata-mata karena penilaian tanpa dasar dan subjektif belaka.
Ma’af jika tulisan ini menyinggung teman-teman pembaca yang kebetulan simpati terhadap kharismatiknya SBY dan sifatnya yang terlalu berbudi luhur (lamban dan kemayu) sehingga saya menganggap dia tidak pantas untuk menjadi presiden atau pemimpin negara yang penuh dengan kelemahan, kekurangan, kemiskinan, kebodohan dan begitu banyak masalah yang kita hadapi. Saat ini, kita memerlukan sosok negarawan yang dapat memberikan solusi dan meletakkan pondasi perubahan paradigma serta system pemerintahan yang birokrasinya terlalu bertele-tele dan sangat tidak menguntungkan rakyat kecil. Saya berharap para netter dapat memandang masalah nasional ini dengan objektif, agar tidak salah dalam menentukan pilihan ketika PEMILU nanti. Ok Bro…….!
Nah, kita kembali kepada sosok JK - WIN, kenapa saya begitu peduli dan mengagumi JK WIN ini ?
1. JK – WIN, khususnya JK adalah tokoh yang religius dan keluarga yang religius serta dekat dengan ulama’, ketika pemimpin religius dan dekat dengan para ulama’ setidaknya nilai-nilai Islami akan menyertai nafas kebijakan serta arah penentuan kebijakan nanti akan lebbih pro terhadap nilai-nilai yang islami. Maksud saya islami ini bukan hanya untuk orang Islam belaka, tapi nilai-nilai islami adalah filosofi kehidupan tentang bagaimana menghargai dan menjaga apa yang telah diamanahkan kepadanya dengan maksimal danseoptimal mungkin. Ketika seorang pemimpin berjalan dalam rel-rel yang islami, tentunya akan lebih indah dibandingkan dengan pemimpin yang jauh dari agama apalagi yang tidak mengindahkan ajaran agamanya. Pemipin yang tahu dan menjalankan agamanya adalah bukti kekuatan dan kematangan diri serta visi dan tujuan yang jelas kedepan. Karena orang yang taat beragama adalah orang yang percaya pada hari akhirat, dan analogi dari agama dan pemimpin adalah ketika pemimpin itu taat beragama, berarti nilai-nilai tentang pencapaian sempurna di akhir hidup ( pada agama ) dan menjadikan syurga-syurga di
2. JK – WIN adalah pasangan nusantara, artinya mewakili the truth
3. JK adalah politisi yang handal dan peduli terhadap masyarakat kecil, dan tidak segan-segan turun dan bergaul bersama rakyat kecil. Ini adalah contoh keteladanan seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah dan pemimpin-pemimpin besar dalam dunia Islam. Ketika pemimpin sudah berada di tengah-tengah masyarakat kecil, diharapkan pemimpin tersebut mengetahui masalah-masalah yang dihadapi rakyatnya, bukan hanya duduk-duduk di istana dan menerima tamu kenegaraan saja. Menerima tamu kenegaraan itu bukan prioritas utama seorang presiden, melainkan memikirkan rakyat dan turun ke lapangan melihat masalah-masalah yang terjadi pada masyarakat yang kurang beruntung.
4. JK mengerti ekonomi dan menganut paham ekonomi kerakyatan dan pro terhadap ekonomi-ekonomi syari’ah yang dapat dijadikan opsi bagi negara yang sedang sakit ini. Say No terhadap ekonomi liberal yang dianut oleh beberapa calon, dan jangan tertipu dengan retorika indah berbalut dengan argument manis yang ingin menjerumuskan bangsa ini ke dalam kemiskinan dan keterpurukan.
Sobat Netter, tentukan pilihan dan berikan suara anda bagi calon yang memang pantas untuk mendapatkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas untuk bangsa ini untuk
Friday, 22 May 2009
Kepimpinan dalam Islam
Kepimpinan dalam IslamI. Definisi Kepimpinan
Kepimpinan merupakan satu ’seni’ yang mengarah kepada suatu proses untuk menggerakkan sekumpulan manusia menuju ke suatu tujuan yang telah ditetapkan dengan mendorong mereka bertindak dengan cara yang tidak memaksa yakni kerana mereka mahu melakukannya. Kepimpinan yang baik menggerakkan manusia ke arah jangka panjang, yang betul-betul merupakan kepentingan mereka yang terbaik. Arah tersebut boleh bersifat umum, seperti penyebaran Islam ke seluruh dunia, atau khusus seperti mengadakan conference atau persidangan mengenai isu tertentu. Walaubagaimanapun, cara dan hasilnya haruslah memenuhi kepentingan terbaik orang-orang yang terlibat dalam pengertian jangka panjang yang nyata. Kepimpinan adalah suatu peranan dan juga merupakan suatu proses untuk mempengaruhi orang lain. Pemimpin adalah anggota dari suatu perkumpulan yang diberi kedudukan tertentu dan diharapkan dapat bertindak sesuai dengan kedudukannya. Seorang pemimpin adalah juga seseorang dalam suatu kumpulan yang diharapkan menggunakan pengaruhnya dalam mewujudkan dan mencapai tujuan kelompok. Pemimpin yang jujur ialah seorang yang memimpin dan bukan seorang yang menggunakan kedudukannya untuk memimpin. Fenomena kepimpinan dapat dijelaskan melalui konsep-konsep dasar berikut:
- Kepimpinan adalah suatu daya yang mengalir dengan cara yang tidak diketahui antara pemimpin dengan pengikutnya, mendorong para pengikut supaya mengerahkan tenaga secara teratur menuju sasaran yang dirumuskan dan disepakati bersama. Bekerja menuju sasaran dan pencapaiannya memberikan kepuasan bagi pemimpin dan pengikutnya.
- Kepimpinan juga mewarnai dan diwarnai oleh media, lingkungan, pengaruh dan iklim di mana dia berfungsi. Kepimpinan tidak bekerja dalam ruangan yang hampa, tetapi suasana yang diciptakan oleh pelbagai unsur.
- Kepimpinan sentiasa aktif, namun boleh berubah-ubah darjatnya, kepentingannya dan keluasan tujuannya. Kepimpinan itu bersifat dinamik.
- Kepimpinan bekerja menurut prinsip, methodologi dan matlamat yang pasti dan tetap
Lebih Cepat Lebih Baik
Himbauan kepada seluruh masyarakat Islam yang PRO terhadap kepentingan ISLAM dan kepentingan Ekonomi Islam yang sedang kita perjuangkan, dan kepada Masyarakat yang masih memiliki akhlak dan BUDI pekerti mari bersama-sama memilih pemimpin yang peduli dan mau turun ke "bawah" langsung kepada masyarakatnya.
Dukung JK untuk WIN dalam PILPRES 2009.
Hidup Ekonomi Kerakyatan... Ganyang Ekonomi Neo Liberal
